PNP Sumbangkan 5 Unit Mesin Teknologi Tepat Guna Untuk Masyarakat Sumbar

PNP News. Di tengah deru mesin praktik kerja bangku dan aktifitas di Laboratorium Teknologi Mekanik yang bising, Civitas Akademika Jurusan Teknik Mesin menggelar acara serah terima 5 unit mesin tugas akhir mahasiswa mereka kepada perwakilan kelompok masyarakat dari daerah yang berbeda di Sumatera Barat ini.

Nota Effiandi.ST,M.Pd, salah seorang pembimbing mahasiswa yang sebelumnya terlihat sibuk mengatur acara yang akan dibuka oleh Wakil Direktur 1, Revalin Herdianto itu, sekarang terlihat sibuk dengan telepon selulernya memberi penjelasan tentang lokasi kampus Politeknik Negeri Padang, terutama posisi Laboratorium Teknologi Mekanik. Ya, perwakilan masyarakat dari Pariaman yang akan menerima sumbangan salah satu jenis mesin karya mahasiswa tersebut agak kebingungan mencari lokasi acara.

Turbin Crossflow (pembangkit listrik tenaga mikrohidro) dengan kapasitas 10 KW
mesin pengupas kulit kopi dengan kapasitas 100 kg/ jam

“Ada 5 unit mesin yang diserahkan untuk menunjang kelangsungan aktifitas perekonimian masyarakat yang sebelumnya sudah disurvey oleh mahasiswa. Kelima unit mesin tersebut adalah Turbin Crossflow (pembangkit listrik tenaga mikrohidro) dengan kapasitas 5 KW dan 10 KW, Pompa Hidram (pengangkat air untuk mengairi sawah) dengan kapasitas Q. 1,8 L/dt, H. 8 Meter, mesin pengupas kulit kopi dengan kapasitas 100 kg/ jam, mesin pencacah tulang sapi dengan kapasitas 100 kg/ jam, dan mesin pemotong stick ubi dengan kapasitas 50 kg/ jam”, jelasnya pada PNP News penuh semangat.

Lebih lanjut dijelaskan, turbin crossflow adalah pembangkit listrik tenaga mikrohidro diperuntukkan bagi masyarakat Jorong Sungaig Lolo, Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman Timur yang listriknya sering terancam jika air sungai susut; turbin crossflow, pembangkit listrik tenaga mikrohidro diperuntukkan bagi masyarakat Kelompok Ladang Sungai Karuh Patamuan Kelurahan Lambuang Bukit Kota Padang; pompa hidram, pengangkat air untuk mengairi sawah warga Jorong Sarang Gagak Nagari Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung Padang Pariaman; mesin pengupas kulit kopi bagi Kelompok Tani Rimbun Kinari Kecamatan Bukit Sundi, Kabupaten Solok; mesin pencacah tulang sapi bagi Kelompok Tani Bukit Wangi, Jalan Koto Baru, Limau Manis Selatan, Kecamatan Pauh, Padang, dan mesin pemotong stick ubi bagi usaha keluarga yang berdomisili di Jalan Jati/ Jalan Perintis Kemerdekaan Padang.

Pompa Hidram (pengangkat air untuk mengairi sawah) dengan kapasitas Q. 1,8 L/dt, H. 8 Meter
Turbin Crossflow (pembangkit listrik tenaga mikrohidro) dengan kapasitas 5 KW

Menurut mahasiswa penyumbang, Ilham Prasetya Dinda, turbin crossflow adalah mesin yang dapat mengubah tenaga potensi air menjadi tenaga mekanik, yang selanjutnya diteruskan oleh transmisi sabuk dan pully ke generator sehinga generator berputar dan menghasilkan energi listrik. Besar kecil daya yang dapat dibangkitkan ditentukan oleh debit air (Q) dan tinggi jatuh air (H) terhadap sudu-sudu turbin crossflow.

Menurut Ilham, mahasiswa bimbingan Nota Effiandi, S.T, M.Pd dan Drs. Mulyadi.ST.MT, teknologi pembangkit listrik dengan turbin crossflow ini telah teruji keadalannya, sehingga masyarakat pedesaan yang memiliki tenaga potensi air dapat menggunakan secara terus menerus untuk memenuhi kebutuhan listrik dengan biaya operasional murah (tidak memakai BBM).

Banyak nagari dan jorong terpencil di wilayah Indonesia, khususnya di Sumatera Barat yang belum dimasuki PLN, di antaranya Sekitar Jorong Sungai Lolo, Nagari Sungai Lolo, Kecamatan Mapat Tunggul Selatan, Kabupaten Pasaman Timur Sumatera Barat. Daerah ini masih memerlukan teknologi turbin crossflow sebagai pembangkit listrik tenaga mikrohidro, penyedia energi listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.

Mesin turbin crossflow untuk masyarakat Sungai lolo yang kapasitasnya sekitar 10 Kw (10.000 Watt) sepenuhnya didesain dan dibuat mahasiswa, di bawah bimbingan dosen dan civitas akademika Politeknik Negeri Padang, jelasnya, sedangkan yang berkapasitas 5 Kw (5.000 Watt) akan dipasang di Sungai Karuh Patamuan, Batu Busuk, Kota Padang untuk menerangi kelompok pondok ladang, terangnya.

Dalam kesempatan yang sama, Putri Hariyani, yang menyumbangkan pompa hidram (Hydraulic Ram Pump) menjelaskan, pompa air dengan tenaga hantaman air tersebut potensi perbedaan tinggi permukaan airnya dijadikan tenaga untuk pendorong air yang lebih tinggi, hanya saja debit yang diangkat lebih kecil dari debit tenaga. Prinsip kerja dari pompa hidram adalah mengubah energi kinetis aliran air menjadi tekanan dinamik sebagai akibat timbulnya palu air (water hammer) sehingga terjadi tekanan di dalam pipa.

Pompa hidram dipakai untuk mengangkat air dari sungai ke persawahan masyarakat yang sungainya lebih rendah 8 meter dari permukaan sawah di Korong Sarang Gagak, Kenagarian Pakandangan, Kecamatan Enam Lingkung, Kabupaten Padang Pariaman.

Debit yang dapat diangkat pada pompa hidram berdiameter 2 inchi sebesar 1,8 L/dt, pompa hidram ini bekerja secara terus menerus selama 24 jam tanpa menggunakan BBM, bila dihitung, debit air yang dapat diangkat selama 24 jam mencapai sekitar 155.520 liter, jelasnya.

Mesin yang diserahkan untuk menunjang kelangsungan aktifitas perekonomian masyarakat: Turbin Crossflow (pembangkit listrik tenaga mikrohidro) dengan kapasitas 5 KW dan 10 KW, Pompa Hidram (pengangkat air untuk mengairi sawah) dengan kapasitas Q. 1,8 L/dt, H. 8 meter, mesin pengupas kulit kopi dengan kapasitas 100 kg/ jam, mesin pencacah tulang sapi dengan kapasitas 100 kg/ jam, dan mesin pemotong stick ubi dengan kapasitas 50 kg/ jam. (Humas PNP)

Hits: 27

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *