Dosen TI PNP Lakukan Pengabdian Masyarakat, Rumah Tahfizh Ahlul Qur’an Kini Miliki Website

Dosen TI PNP Lakukan Pengabdian Masyarakat, Rumah Tahfizh Ahlul Qur\
Sekelompok dosen TI PNP saat memberikan pelatihan terkait cara kerja admin web dan mengisi konten pada website tersebut kepada pengelola situs website tersebut. IST

Sekelompok dosen Jurusan Teknologi Informasi (TI) Politeknik Negeri Padang (PNP) melakukan pengabdian masyarakat di Rumah Tahfizh Ahlul Qur’an Parak Karakah, Kecamatan Padang Timur, Kota Padang. Pengabdiannya berupa pembuatan situs website profil pada rumah tahfizh tersebut.

Mereka meyakini, di era yang serba canggih dan terbuka ini, penggunaan media informasi berbasis teknologi informasi dan komunikasi bagi suatu lembaga sangat diperlukan karena terbukti dapat meningkatkan visibilitas atau kehadiran lembaga, menyediakan informasi profil lembaga secara detail, mengomunikasikan produk dan jasa lembaga, serta meningkatkan kualitas layanan dan meningkatkan kredibilitas lembaga.

Apalagi, Rumah Tahfizh Ahlul Qur’an, diketahui sudah beroperasi cukup lama dan sudah menjalankan berbagai program dan kegiatan, namun masih belum mempunyai media informasi dan komunkasi yang efektif.

Hal ini yang mendorong sekelompok dosen tersebut melakukan pengabdian masyarakat dengan menyediakan media informasi dan komunikasi antara rumah tahfizh dengan masyarakat, berupa produk situs website profil dan sosialisasi bagi staf yang akan mengelola website tersebut.

Ketua Tim, Yulherniwati, S.Kom, M.T mengatakan, berdasarkan studi pendahuluan, disimpulkan bahwa ketersediaan informasi mengenai rumah tahfizh yang berlokasi khususnya di Sumatera Barat masih sedikit dan pada umumnya menggunakan media sosial seperti facebook, instagram, dan lainnya

Kekurangan penggunaan media sosial, dalam hal ini adalah dari segi struktur informasinya yang disusun terutama berdasarkan kronologis. Terbatasnya akses informasi berdasarkan kategori informasi.

“Kekurangan lainnya adalah pengaksesan informasi yang memerlukan penggunaan aplikasi media sosial tertentu dan juga pembuatan akun terlebih dahulu apabila ingin melihat informasi lengkap. Hal ini menyebabkan akses masyarakat pada informasi tersebut menjadi terbatas,” kata dia didampingi anggotanya, Deni Satria, S.Kom, M.Kom, Humaira,S.T,.M.T, Rika Idmayanti, S.T,M.Kom, H.Ikhsan Yusda Prima Putra, SH,LLM kepada Khazminang, Minggu (8/11).

Di sisi lain, tuturnya, sebagian besar pengelola rumah tahfizh, awam dengan teknologi informasi dan komputer. Sehingga media online yang digunakan hendaknya tidak mengharuskan mereka mengetahui hal-hal teknis seperti pemrograman dan lainnya.

“Oleh karena itu dibutuhkan media informasi dan komunikasi online antara rumah tahfizh dan masyarakat yang dapat lebih mudah diakses oleh masyarakat dan lebih mudah diperbaharui datanya oleh pengelola rumah tahfizh,” sambungnya.

Lebih lanjut dikatakan, situs web profil dinamis itu akan berisikan halaman-halaman informasi, baik itu tulisan dan foto-foto yang kontennya dapat dikelola langsung oleh pemilik, pengelola maupun staf rumah tahfizh.

“Untuk situsnya sudah selesai kita bangun dan dapat diakses di alamat www.rumahtahfizh-ahlulquran.org. Kemudian, sudah diberikan pelatihan kepada staf rumah tahfizh ini. Pelatihan ini perlu dilakukan untuk memberikan pengetahuan terhadap staf rumah tahfizh agar dapat mengelola situs web profil tersebut,” tambahnya.

Dijelaskan, adapun materi pelatihan yang diberikan, antara lain terkait cara kerja admin web dan penulis sebagai penanggung jawab tentang pengaturan dan konten dari website tersebut, seperti menambahkan artikel, berita, dan pengumuman.

Kemudian, memasukkan foto ke dalam galeri website, serta memasukkan data profil, program, kegiatan, jadwal dan foto kegiatan.

“Karena kondisi Kota Padang pada masa pandemi ini masih rawan, maka kami melakukan pelatihan melalui media daring menggunakan zoom meeting,” pungkasnya.

Pelatihan di Rumah Tahfizh yang didirikan pada September 2012 lalu, oleh dr Heksan dan istrinya ini melibatkan staf tata usaha dan Wakil Bidang Hubungan Kemasyarakatan rumah tahfizh tersebut, Ustaz Nur Salim.

“Adanya web profil ini diharapkan dapat membantu masyarakat umum dan khususnya santri dan wali santri mendapatkan informasi mengenai Rumah Tahfizh Ahlul Qur’an,” kata Ustaz Nur Salim.

Sementara, Ketua Rumah Tahfizh Ahlul Qur’an, Ustaz Deni Hamdani mengaku sangat mengapresiasi atas kesediaan sekelompok dosen Jurusan TI PNP ini dengan menjadikan rumah tahfizh yang dipimpinnya sebagai sasaran pengabdian.

“Karena dengan adanya web tersebut akan sangat membantu bagi masyarakat untuk mengenal lebih dekat Rumah Tahfizh Ahlul Qur’an,” pungkanya. (Raihan Al Karim)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *