Lawan Corona, Keluarga Besar & Alumni PNP Serahkan Bantuan 260 Paket Sembako untuk Mahasiswa

Keluarga Besar Politeknik Negeri Padang ( PNP ) bekerjasama dengan alumni, menyerahkan bantuan sembako sebanyak 260 paket kepada mahasiswanya yang terdampak pandemi Covid-19, Jumat (17/4/2020).

Menurut Direktur PNP Surfa Yondri, mereka yang menerima bantuan tersebut sebagian besar bearasal dari keluarga yang kurang mampu dan masih bertahan di rumah kos masing-masing, karena tidak bisa pulang kampung.

“Bantuan untuk mahasiswa ini merupakan donasi yang berasal dari sumbangan dosen, pegawai, teknisi, dan alumni PNP . Bantuan ini diserahkan kepada mahasiswa kami yang kurang mampu dan mereka kos di Kota Padang,” kata Surfa Yondri.

Bantuan sembako berupa beras dan mie instan itu, diserahkan oleh Direktur PNP Surfa Yondri. Penyerahan bantuan terwebut, dihadiri oleh Kabag & Kasubag, Lembaga Amil Zakat (LAZIZ) PNP dan Lembaga Waqaf serta perwakilan Dosen, Pegawai dan Alumni PNP .

Menurut Direktur PNP Surfa Yondri, bantuan sembako ini diserahkan, berawal dari bincang-bincang ringan dengan beberapa staf dan karyawan di PNP terkait nasib para mahasiswa PNP kurang mampu yang kos di Kota Padang.

Namun tak diduga, katanya, bincang-bincang ringan itu mendapat respon yang baik dari civitas akademika. Bahkan alumni, jelas Yondri, juga turut mendukung dengan ikut memberikan donasi untuk membantu mahasiswa yang kurang mampu di Padang.

“Alhamdulilah, dukungan dari alumni PNP se-nusantara luar biasa. Bahkan donasi yang jumlahnya cukup lumayan ini, bisa terkumpul hanya dalam tempo beberapa hari saja. Terimakasih bantuan donasi dari alumni,” kata Yondri usai penyerahan bantuan sembako di kampus PNP , Jumat.

Salah seorang mahasiswa PNP yang menerima bantuan bernama Fernanda mengatakan, bantuan dari civitas akademika PNP dan alumni ini sangat berarti bagi dirinya, termasuk bagi mahasiswa PNP kurang mampu lainnya yang terpaksa bertahan di Kota Padang.

“Alhamdulillah, bantuan sembako ini bermanfaat buat saya dan mahasiswa PNP lainnya yabg mendapatkan bantuan sembako. Untuk itu, saya mewakili mahasiswa lainnya, berterimakasih kepada dosen, pegawai, teknisi dan kakak alumni yang sudi berbagi untuk meringankan beban kami di tengah pandemi Covid-19,” katanya.

Mahasiswa PNP jurusan Akuntansi angkatan 2019 itu juga menyebut bahwa bantuan sembako ini sangat berarti bagi dirinya dan mahasiswa lainnya, karena sampai saat ini banyak dari mahasiswa PNP yang belum menerima kiriman dari kampung.

“Banyak dari kami yang belum mendapat kiriman dari kampung. Sementara untuk memaksakan diri pulang kampung pun kami pasti nanti harus menjalani isolasi mandiri 14 hari, dan tentunya kami kewalahan mengikuti kuliah online (daring). Sebab di kampung, jaringan juga susah,” ujarnya.(*)

Sumber : klikpositif.comĀ  Editor: Riki S

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *