Dosen TI PNP Gelar Pelatihan Pembuatan Jadwal Otomatis di SDIT Adzkia

Dosen Teknologi Informasi (TI) Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali menyelenggarakan pengabdian masyarakat. Kali ini, lima orangĀ  dosen TI PNP menggelar pengabdian di Yayasan Adzkia Sumbar.

Kegiatan yang digelar sebagai wujud Tri Dharma perguruan tinggi itu, terlaksana dengan sukses lewat Pelatihan Pembuatan Jadwal Otomatis Menggunakan Aplikasi FET di SDIT Adzkia 1 Padang, yang digelar pada Kamis (14/7) lalu.

“Pelatihan ini kita gelar karena penjadwalan pada SDIT Adzkia membutuhkan waktu lama jika disusun secara manual, karena tidak otomatis terdeteksi ketika jam pelajaran berbenturan,” ucap Ketua Tim, Meri Azmi, kepada Khazminang.id, kemarin.

Meri yang didampingi empat anggotanya, yakni Ervan Asri, Nurhayati, Yance Sonatha, Febrila Sucia menyebut, permintaan guru yang meminta hari dan jam sesuai dengan keinginan, membuat semakin rumitnya pembuatan penjadwalan.

“Permasalahan ini kerap terjadi di setiap awal semester. Oleh karena itu, media untuk pembuatan penjadwalan mata pelajaran sangat dibutuhkan. Maka kita mengusulkan untuk mengadakan keigatan pelatihan ini,” beber Meri.

Mereka berharap, dengan telah digelarnya Pelatihan Pembuatan Jadwal Otomatis ini, agar guru dapat melakukan penjadwalan secara otomatis dan dapat menjadi jawaban dari permasalahan penjadwalan yang kerap terjadi.

“Jadi saat pelatihan kemarin, kita saling berbagi ilmu pengetahuan dan teknologi kepada sekolah, dengan memanfaatkan software aplikasi untuk penjadwalan, sehingga semua masalah yang ditemukan bisa teratasi dengan baik,” katanya.

Diketahui, di Yayasan Adzkia terdapat 4 sekolah untuk tingkat sekolah dasar (SD). Dari 4 sekolah tersebut, ada 19 kelas untuk SD 1, kemudian 12 kelas untuk SD 2 dan 6 kelas untuk SD 3.

“Sebelumnya, setiap awal semester, penjadwalan secara manual dibuat menggunakan Microsoft Excel. Intinya mengatur sumber daya guru kelas, guru bidang studi, guru Al-Qur’an, serta keterbatasan jumlah kelas dan waktu agar tak berbenturan,” ujarnya.

Menurutnya, penjadwalan yang sukses adalah awal dari kelancaran kegiatan akademik. Penjadwalan pada SDIT Adzkia membutuhkan waktu lama jika disusun secara manual, karena tidak otomatis terdeteksi ketika jam pelajaran berbenturan.

“Media untuk penjadwalan mata pelajaran saat ini telah berkembang demikian pesat adalah komputer dengan berbagai aplikasi yang relevan. Sehingga aplikasi-aplikasi ini mampu menjawab tantangan akan sulitnya pembuatan penjadwalan,” tuturnya.

Meri berujar, penyusunan jadwal selama ini dilakukan secara manual dengan, sangat membingungkan ketika terjadi perubahan jadwal akibat ada benturan antar pelajaran. Untuk proses perubahan jadwal juga dilakukan dalam waktu yang lama.

“Karena wakil kepala sekolah sebagai si pembuat jadwal harus melihat secara teliti pada jadwal yang telah dibuat sebelumnya. Belum lagi sering terjadi seorang guru mengajar di dua atau lebih kelas secara bersamaan dalam satu waktu,” paparnya.

Ditambah lagi kurang optimalnya pemanfaatan ruang kelas dan pembagian jenis pejaran yang tidak merata, serta penyusunan jadwal pelajaran. Pekerjaan itu tentu membutuhkan waktu dan tenaga ekstra, karena memiliki jumlah kelas yang banyak.

“Proses pembuatan penjadwalan yang terlalu lama mengakibatkan ketidakpuasan terhadap jadwal yang diberlakukan, sehingga proses akademik bisa menjadi tidak efektif dan tidak adanya efisiensi waktu, yang membuat kerjaan lain menumpuk,” ulas dia.

Ia menjelaskan, pada saat pelatihan, tim menggunakan salah satu aplikasi pembuatan penjadwalan mengajar, yaitu software atau aplikasi FET. Software FET ini menggunakan platform windows ,dan program ini juga tergolongan ringan dan lebih cepat.

“Software ini juga didesain untuk mengatasi pembuatan penjadwalan yang lebih rumit, sehingga kendala yang terjadi seperti di atas, bisa menjadi jawaban dengan aplikasi ini,” jelas dia.

Dimulai dari melakukan download software FET pada link yang disediakan, tim juga mengajarkan cara instalasi software FET ke komputer masing-masing pengguna, yaitu wakil kepala sekolah yang bertugas sebagai pembuat jadwal pelajaran.

“Kemudian kita menjelaskan tentang pengaturan awal, yaitu pengaturan dasar, input data awal, membuat daftar kegiatan/aktivitas dan memasukkan data, serta menjelaskan tentang pengaturan batasan (constraint) pada software FET,” tutur dia.

Tak hanya itu, tim pengabdi juga mengajarkan cara membuat statistik data dan cara melakukan generate jadwal secara otomatis, hingga memindahkan jadwal ke dalam bentuk PDF maupun Microsoft Excel.

“Dengan adanya pelatihan ini, diharapkan dapat menambah pengetahuan mitra dengan langsung mempraktikkannya pada komputer masing-masing. Setelah pelatihan ini diadakan dan diterapkan, kita akan lakukan monitoring,” sambungnya.

Monitoring dan peninjauan kembali terhadap manfaat penggunaan aplikasi ini, kata Meri, dilakukan dalam bentuk pengisian kuesioner yang disusun dan disesuaikan dengan target yang diinginkan.

Sumber: https://khazminang.id/dosen-ti-pnp-gelar-pelatihan-pembuatan-jadwal-otomatis-di-sdit-adzkia

Tinggalkan Balasan