Nagari Bayua Teken Nota Kesepakatan dengan PNP, Ini Target yang Dicapai

Wali Nagari Bayua, kecamatan Tanjung Raya, Hadi Fajrin tandatangani Memorandum of Agreement (MoA) dengan Politeknik Negeri Padang (PNP). Nota kesepakatan ini, terkait rencana menjadikan daerah tersebut sebagai nagari digital.

Direktur PNP, Surfa Yondri menilai, kedatangan jajaran pemerintahan Nagari Bayua ini, menandakan keberadaan perguruan tinggi ini telah dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.

“PNP bersemangat berkolaborasi dalam membangun nagari, karena itu bagian dari Tri Darma Perguruan Tinggi terutama dalam upaya meningkatkan kualitas SDM, kesejahteraan dan peningkatan pelayanan, seperti pembuatan website nagari, rumah dagang nagari dan sistem informasi nagari,” ungkap Surfa Yondri, Senin.

Menurut Surfa, sangat banyak potensi Nagari Bayua yang bisa dikerjasamakan, terutama di bidang pariwisata dan teknologi tepat guna.

“MoA ini adalah wujud nyata PNP untuk berkontribusi bagi nagari, karena salah satu bukti suksesnya perguruan tinggi adalah seberapa besar manfaatnya untuk masyarakat. Nagari Bayua adalah nagari ke-25 yang menjalin kerjasama dengan PNP,” tambah Yuhefizar, Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat PNP.

Dikatakan, PNP terus menjalin kerjasama dan menjadikan nagari sebagai wadah mahasiswa untuk mempraktikkan dan menyumbangkan ilmu serta berbakti ke nagari sebelum mereka menentukan pilihan di lapangan kerja setamat kuliah nanti.

Contohnya, terang dia, mahasiswa membuat dan menyumbangkan karya tugas akhir misalnya berupa mesin pencacah tulang untuk pakan ternak, dengan harapan termanfaatkan oleh masyarakat nagari. Program ini dikenal dengan “Program 1 Nagari 1 Politeknik Negeri Padang” yang telah dimulai awal 2021.

“Artinya, di satu nagari ditempatkan 1 orang mahasiswa volunteer (tenaga suka rela) yang diprioritaskan berasal dari nagari itu sendiri,” paparnya.

Saat ini fasilitas pendidikan yang dimiliki nagari itu yakni SD 6 unit (5 negeri, 1 swasta), SMP 2 unit (1 negeri, 1 swasta), MTs 1 unit (swasta), MA 1 unit (swasta), MDA 8 unit dan TPA 17 unit.

Di samping memiliki Puskesmas Pembantu 2 unit, nagari ini juga memiliki 1 pasar tradisional. Pasar ini dikenal sebagai Pakan Jumat. Lokasinya, di Nagari Bayua. Pasar ini tidak hanya didatangi pedagang dari luar daerah, seperti Lubuk Basung, Matur, Lawang dan daerah lainnya, tapi juga oleh pedagang luar kenagarian dan kabupaten.

Pasar tersebut tidak hanya berfungsi sebagai pasar saja, tapi juga digunakan sebagai tempat acara dan upacara adat yang dikenal sebagai “Alek Nagari” dan “Alek Nagari Salingka Danau Maninjau”, di samping menjadi destinasi wisata ketika lebaran Idul Fitri.

Butuh Website

Hadi Fajrin dalam dialog bersama pimpinan PNP mengungkapkan, di nagari yang telah banyak melahirkan kaum intelektual yang dikenal egaliter, kritis serta selalu menjaga kekompakan itu, saat ini sudah bisa mandiri mengelola secara online penerbitan KTP, Kartu Keluarga (KK) dan surat pindah warga.

Namun, masih tertinggal dalam pemanfaatan kecanggihan teknologi informasi di bidang penyambung kabar antara pemerintahan nagari dengan perantau yang tersebar di berbagai wilayah. Nagari Bayua, saat ini sangat membutuhkan kerjasama dengan berbagai pihak, dalam upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi.

“Kerjasama ini mencakup bidang pemerintahan, khususnya terkait dengan pembangunan nagari berbasis digital, bidang pemberdayaan khususnya terkait dengan pengembangan ekonomi masyarakat, bidang penelitian dan pengabdian serta bidang lain yang sesuai kebutuhan nagari,” ungkap Hadi Fajrin.

Nagari Bayua berada di Kecamatan Tanjung Raya. Luas Nagari Bayua 30,74 kilometer persegi atau 12,6 persen dari luas wilayah Kecamatan Tanjung Raya. Saat ini, Bayua sedang mengalami transisi dari pengalihan keramba ke perikanan tangkap dan kolam darat.

Pengembangan ekonomi kreatif dan pariwisata, pertanian, dan peternakan juga sedang digalakkan seperti halnya UMKM.

“Kami berharap, ada bantuan karena kondisi keuangan daerah yang masih terdampak pandemi Covid19. Sementara, kepercayaan perantau untuk mengirim bantuan meningkat, jika mereka melihat dan menerima laporan pembangunan nagari secara langsung. Untuk itu, jalannya adalah mempercepat pembuatan website nagari,” jelas Hadi Fajrin.

Sementara, Ketua Tim Pengabdian PNP untuk Nagari Bayua, Sumira melaporkan, saat ini Nagari Bayua memang membutuhkan pengadaan website nagari. Untuk mendukung operasional website itu nanti, PNP telah menyelenggarakan pelatihan pembuatan cara pembuatan content media promo baik untuk pariwisata maupun pengembangan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM).

Ikut hadir dalam penandatanganan MoA itu, Wakil Direktur 2 Politeknik Negeri Padang, Anton dan Kepala Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat, Yuhefizar.

Hadir juga, Ketua Lembaga Pemberdayaan Masyarakat Nagari (LPMN) Bayua, Apri Usman, Rino Fernando (Kasi Kesra Nagari Bayua), Fahriza (Kaur Perencanaan), Yosnofrizal (Tenaga Ahli Program Pembangunan dan Pemberdayaan Masyarakat/TPP P3MD Agam) dan Teuku M Alamsyah A (Staf P3M PNP). (rls)

Sumber : https://www.valoranews.com/berita/16275/nagari-bayur-teken-nota-kesepakatan-dengan-pnp-ini-target-yang-dicapai.html

 

Tinggalkan Balasan