Mesin Pengurai Sabut Kelapa Menjadi Cocopeat dan Cocofiber Dengan Kapasitas 12 kg/ Jam
Produk
29 Sep 2022 | 1315 x dibuka
Mahasiswa Politeknik Negeri Padang Ciptakan Mesin Pengurai Sabut Kelapa
Padang, 29 September 2022 – Sabut kelapa merupakan limbah yang seringkali terbuang percuma. Namun, di tangan dua mahasiswa Politeknik Negeri Padang (PNP), Achmad Fajrih (1901011010) dan Yuni Karmila (1901011009), limbah ini menjadi produk yang bernilai ekonomi tinggi.
Kedua mahasiswa ini berhasil menciptakan mesin pengurai sabut kelapa yang mampu mengubahnya menjadi coco peat dan cocofiber. Coco peat adalah serbuk sabut kelapa yang halus dan dapat digunakan sebagai media tanam, sedangkan cocofiber adalah serabut kelapa yang lebih kasar dan dapat digunakan untuk berbagai keperluan, seperti bahan baku kasur, tali, dan geotextile.
Mesin ini mampu mengurai sabut kelapa dengan kapasitas 12 kg/ jam. Proses penguraiannya terbagi menjadi dua tahap:
- Pencacahan: Sabut kelapa dimasukkan ke dalam tabung pencacah yang dilengkapi dengan 18 pisau. Pisau ini akan memotong sabut kelapa menjadi potongan-potongan kecil.
- Pemisahan: Coco peat dan cocofiber dipisahkan berdasarkan ukurannya. Coco peat adalah serbuk sabut kelapa yang halus, sedangkan cocofiber adalah serabut kelapa yang lebih kasar.
Spesifikasi Mesin:

- Motor Listrik: 1 HP
- Putaran Motor: 2850 RPM
- Kapasitas: 12 kg/jam
- Dimensi: 440 mm x 340 mm x 580 mm
Prosedur Operasional:
- Pastikan tabung pencacah kosong.
- Nyalakan motor listrik dengan menekan tombol ON.
- Masukkan sabut kelapa satu per satu ke dalam tabung pencacah.
- Setelah selesai, matikan motor listrik dan bersihkan mesin.
Manfaat Mesin:
- Meningkatkan nilai jual produk sabut kelapa
- Memudahkan proses penguraian sabut kelapa
- Menghemat waktu dan tenaga
- Meningkatkan produktivitas
Dukungan Dosen Pembimbing:
Mesin ini diciptakan di bawah bimbingan dua dosen Jurusan Teknik Mesin PNP, yaitu Fardinal, SST.,M.PdT (NIP. 19830318 200812 1 001) dan Feidihal, ST.,M.Si (NIP. 19580727 199003 1 002). Dukungan dan arahan dari para dosen pembimbing menjadi faktor penting dalam keberhasilan pengembangan mesin ini.
Mesin pengurai sabut kelapa ini merupakan contoh inovasi yang dapat membantu meningkatkan nilai jual produk dan meningkatkan produktivitas para pengusaha. Dengan dukungan dari berbagai pihak, diharapkan teknologi ini dapat diadopsi secara luas dan membawa manfaat bagi para pengusaha sabut kelapa di seluruh Indonesia.
Video produk: https://www.youtube.com/watch?v=E04Vn8oa81k
Pusat Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat
Politeknik Negeri Padang




